sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Urai Masalah Logistik Sumatera, Tol Tanjung Carat Sepanjang 80 Km segera Dibangun

Economics editor Nia Deviyana
13/05/2026 22:45 WIB
Proyek jalan tol sepanjang 80 kilometer dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp26 triliun ini dirancang khusus untuk memangkas tingginya biaya logistik.
Urai Masalah Logistik Sumatera, Tol Tanjung Carat Sepanjang 80 Km segera Dibangun. Foto: iNews Media Group.
Urai Masalah Logistik Sumatera, Tol Tanjung Carat Sepanjang 80 Km segera Dibangun. Foto: iNews Media Group.

"Keberadaan akses tol ini kami harapkan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas logistik, tidak hanya bagi Provinsi Sumatera Selatan tetapi juga provinsi lain seperti Jambi. Strateginya untuk dua konteks, pertama meningkatkan volume alur komoditas yang ada di wilayah Sumatera Selatan untuk bisa keluar, kemudian yang kedua untuk mengefisiensikan ongkos logistik serta kualitas supply chain," kata dia.

Secara teknis, jalan bebas hambatan ini dirancang sebagai lintasan sirip yang akan memperpanjang tulang punggung Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Titik percabangannya akan ditarik dari gerbang yang sudah beroperasi saat ini untuk menciptakan rute langsung sepanjang puluhan kilometer menuju area pelabuhan.

"Tol ini sebenarnya melanjutkan backbone Tol Sumatera yang sudah ada. Nanti dari backbone di pintu Tol Betung, akan ada interline lagi yang menuju ke Tanjung Carat itu kurang lebih sekitar 80 kilometer, dan yang eksisting sekarang Palembang-Prabumulih akan kita dorong lagi sekitar 37 kilometer sampai kepada Muara Enim dengan total angka kurang lebih sekitar Rp26 triliun untuk pembangunannya," kata Todotua.

Guna merealisasikan proyek jumbo tersebut, pemerintah menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) agar prosesnya berjalan cepat dan terukur.

"Rencananya KPBU penugasan, jadi nanti Kementerian Pekerjaan Umum bisa men-support dalam rangka setidaknya mengenai lahan, sisanya konstruksi dari Hutama Karya, dan pendanaannya nanti kita juga minta support dari Danantara. Kedua proyek ini akan kita dorong, dan kita harapkan dalam waktu dekat setidaknya di tahun ini rencana programnya sudah bisa kita mulai untuk konstruksi," tutur dia.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement