Selama periode Satgas Natal dan Tahun Baru 13 November 2025–11 Januari 2026, permintaan BBM, LPG dan Avtur mengalami kenaikan. Pada sektor Gasoline (BBM jenis Pertamax Series), konsumsi meningkat 1 persen apabila dibandingkan dengan konsumsi rerata September-Oktober 2025. Gasoil (BBM Jenis Solar dan Dex Series) relatif stabil.
Sementara, Avtur untuk bahan bakar pesawat terbang naik 4 persen, yang salah satunya dipicu pemberlakuan diskon Avtur Pertamina di 37 bandara, sebagai dukungan Pertamina atas kebijakan Pemerintah dalam menjaga stabilitas tiket pesawat.
LPG juga mengalami kenaikan 4 persen, seiring kegiatan rumah tangga dan Horeka (Hotel, Restoran dan Kafe) yang meningkat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Selain itu, pertumbuhan terlihat pada bisnis energi lainnya, seperti penggunaan kapal distribusi di mana lebih banyak kapal yang beroperasi ketimbang periode sebelum masa Satgas Nataru. Distribusi gas untuk pelanggan kecil dan komersial industri melalui jaringan gas juga bertumbuh, bahkan hingga 14 persen jika dibandingkan dengan Satgas Natal dan Tahun Baru tahun sebelumnya.
Simon menambahkan, Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi awal untuk menghadapi tantangan mempersiapkan Satgas Ramadan dan Idul Fitri 1447 H yang akan segera berlangsung. Momen Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan lebih intens, di mana biasanya terjadi lonjakan kebutuhan energi, mobilitas masyarakat juga lebih masif, serta kompleksitas yang meningkat secara nasional.