Untuk itu, dia mengungkapkan Pertamina akan melakukan persiapan lebih dini untuk merencanakan Satgas Ramadan dan Idul Fitri. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat layanan dan pasokan, memastikan keandalan sarana dan fasilitas, serta memastikan monitoring digital dan sistem analisa untuk pengelolaan data.
“Pertamina akan terus hadir dalam memastikan energi tersedia, aman dan berkelanjutan, dengan satu komitmen yakni melayani dengan sepenuh hati,” kata Simon.
Penutupan Satgas Natal dan Tahun Baru dihadiri oleh Jajaran Manajemen Direksi Pertanina serta Subholding Pertamina.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.
(Febrina Ratna Iskana)