AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

Usut Korupsi Asabri Sampai ke lubang Semut, Kejagung Sita 18 Unit Apartemen

ECONOMICS
Erfan Maruf
Kamis, 18 Maret 2021 10:13 WIB
Kejagung terus mencari aset dan harta milik tersangka Benny Tjokrosaputro yang diduga hasil korupsi di PT Asabri (Persero) senilai Rp23 triliun. 
Usut Korupsi Asabri Sampai ke lubang Semut, Kejagung Sita 18 Unit Apartemen
Usut Korupsi Asabri Sampai ke lubang Semut, Kejagung Sita 18 Unit Apartemen

IDXChannel - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mencari aset dan harta milik tersangka Benny Tjokrosaputro yang diduga hasil korupsi di PT Asabri (Persero) senilai Rp23 triliun. 

Terbaru, Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung melakukan pemasangan segel barang bukti 18 unit kamar Apartment South Hill. Sebanyak 18 unit kamar apartment tersebut merupakan asset milik tersangka Benny Tjokrosaputro dari kejahatan dugaan korupsi PT Asabri. 

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak mengatakan, pemasangan segel penyitaan terhadap 18 unit kamar apartment tersebut dilakukan pada Rabu 17 Maret 2021, kemarin. Penyitaan dilakukan mengembalikan kerugian negara dalam kasus Asabri yang diduga mencapai nilai Rp 23 Triliun. 

"Pemasangan tanda penyitaan asset-aset milik dan atau yang terkait tersangka BTS berupa 18 unit kamar di Apartemen South Hills," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Kamis (18/3/2021). 

Dia menjelaskan, pemasangan segel dilakukan sebagai upaya untuk menjaga barang bukti agar tidak berpindah tangan sehingga mempersulit pengembalian kerugian negara. 

"Sebagai tindak lanjut dari proses penyitaan beberapa waktu lalu guna memastikan status barang bukti agar tidak dialihkan kepada pihak lain," jelasnya. 

Dia menambahkan, kegiatan pemasangan tanda penyitaan terhadap 18 unit kamar di Apartemen South Hills didampingi oleh Manager Portofolio PT Coollers Internasional Indonesia, serta Pengelola Apartemen Muharifin Umar Sodiq dan Djulia. 

Diketahui sebelumnya, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah menyebut Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Properti, Tan Kian membangun Apartemen South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan milik tersangka Benny Tjokrosaputro (BTS). 

"Ya, kita perdalam kerja samanya, itu kan tanah Benny Tjokrosaputro, yang bangun Tan Kian," kata Febri di Jakarta, Jumat (26/2/2021). 

Febrie mengatakan pendalaman dilakukan fokus pada bentuk kerja sama yang dilakukan dalam pembangunan apartemen tersebut. Yakni, murni bisnis atau tidak. 

"Atau dalam rangka cuci uang Benny Tjokro, itu kita perdalam, sebatas mana alat buktinya," ucap Febrie. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD