AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Varian Omicron di DKI Tembus 4.639, Trasnmisi Lokal Lebih Besar dari Impor

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Jum'at, 11 Februari 2022 06:12 WIB
Penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta kini sudah mencapai hampir 5 ribu kasus.
Varian Omicron di DKI Tembus 4.639, Transmisi Lokal Lebih Besar dari Impor. (Foto: MNC Media)
Varian Omicron di DKI Tembus 4.639, Transmisi Lokal Lebih Besar dari Impor. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta kini sudah mencapai hampir 5 ribu kasus. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut ada peningkatan dan kasus transmisi lokal kini sudah mendominasi.

"Omicron kini sudah mencapai 4.639 ini ada peningkatan kasus impornya 38,3 persen kasus lokalnya 61,7 persen," kata Ariza dalam video conference dikutip, Jumat (11/2/2022).

Ariza mengakui bahwa saat ini transmisi lokal lebih besar dari kasus pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Oleh karenanya, Ia meminta warga Jakarta agar waspada dan lebih berhati-hati.

"Sekarang seperti yang sudah saya sampaikan beberapa waktu lalu sekarang terbalik yah justru yang lokal lebih besar jadi mohon perhatian harus lebih berhati-hati," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 5.620 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 86.901 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ucap Dwi dalam keterangannya, Kamis (9/2). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD