AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Varian Omicron Mengganas, Pfizer Kembangkan Vaksin Covid-19 Baru

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Selasa, 30 November 2021 09:04 WIB
Perusahaan farmasi asal Jerman BioNTech bekerja sama dengan Pfizer tengah mengembangkan vaksin Covid-19 yang bisa melawan varian Omicron.
Varian Omicron Mengganas, Pfizer Kembangkan Vaksin Covid-19 Baru. (Foto: MNC Media)
Varian Omicron Mengganas, Pfizer Kembangkan Vaksin Covid-19 Baru. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Penyebaran virus Covid-19 varian Omicron membuat sejumlah negara di dunia kelabakan. Untuk melawannya, perusahaan farmasi asal Jerman BioNTech bekerja sama dengan Pfizer tengah mengembangkan vaksin Covid-19 yang bisa melawan varian Omicron.

Kedua perusahaan tengah melakukan analisis terkait kemampuan vaksin melawan varian B.1.1.529 tersebut, dan diperkirakan akan dirilis 100 hari dari sekarang.

Varian Omicron menjadi kekhawatiran global karena tingginya jumlah mutasi dan kemampuan menular yang sangat cepat. Beberapa informasi bahkan mengatakan bahwa varian ini mampu menghindari kekuatan vaksin yang sudah ada.

"Vaksin Pfizer yang kami kembangkan tengah diteliti apakah tetap bisa melawan varian Omicron berdasarkan eksperimen berbasis laboratorium," terang laporan The Guardian, dikutip MNC Portal, Selasa (30/11/2021).

Jika dirasa kurang kuat kemampuannya, BioNTech bahkan siap mengubah vaksinnya agar lebih kompeten dalam melawan varian baru yang diidentifikasi pertama kali di Afrika Selatan tersebut.

Sementara itu, Moderna kini tengah menguji tiga kandidat vaksin booster yang ada untuk melawan varian Omicron dan siap mengembangkan vaksin baru khusus untuk melawan Omicron.

"Sejak awal, kami bersikap proaktif dalam menghadapi pandemi, termasuk munculnya varian atau mutasi Covid-19 baru. Mutasi pada varian Omicron cukup mengkhawatirkan, karena itu kami bergerak cepat menciptakan solusi," kata Stephane Bancel, kepala eksekutif Moderna.

Di sisi lain, ada vaksin Johnson & Johnson yang ikut mengkonfirmasi bahwa perusahaan tengah menguji efektivitas vaksin terhadap varian baru untuk membaca apakah vaksin Johnson & Johnson tetap mampu melawan Omicron.

Bahkan, AstraZeneca sudah lebih awal melakukan penelitian langsung di Botswana dan Eswatini, lokasi varian Omicron pertama kali ditemukan. Peneliti AstraZeneca tengah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya untuk menganalisis vaksin mereka apakah kompeten melawan varian Omicron atau tidak. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD