AALI
12125
ABBA
186
ABDA
6250
ABMM
3030
ACES
980
ACST
160
ACST-R
0
ADES
5850
ADHI
685
ADMF
8050
ADMG
181
ADRO
3080
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
915
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.53
-0.69%
-3.74
IHSG
6866.79
-0.68%
-47.35
LQ45
1009.80
-0.6%
-6.13
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Viral Tarif Parkir Malioboro Rp350 Ribu, Sandiaga: Tindak Tegas

ECONOMICS
Wilda
Selasa, 25 Januari 2022 16:38 WIB
Heboh sebuah bus yang dikenakan tarif parkir Rp350 ribu di Malioboro, Yogyakarta mematik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
Viral Tarif Parkir Malioboro Rp350 Ribu, Sandiaga: Tindak Tegas. (Foto: MNC Media)
Viral Tarif Parkir Malioboro Rp350 Ribu, Sandiaga: Tindak Tegas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Heboh sebuah bus yang dikenakan tarif parkir Rp350 ribu di Malioboro, Yogyakarta mematik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Bahkan, dia memastikan kejadian itu bakal ditingdak secara tegas.

"Terkait masalah parkir yang sempat viral di Yogyakarta. Tegas kami sampaikan bahwa tidak boleh lagi ada kejadian serupa. Kami akan tindak tegas!" kata Sandiaga Uno.

Sandiaga juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalisir kejadian yang dapat memberikan dampak negatif terhadap sektor pariwisata. Meski lokasi parkir bus tersebut berada di luar lahan milik pemerintah daerah atau resmi.

Sandi mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar pemilik lahan kosong yang ingin dijadikan tempat parkir wajib mendapatkan izin terlebih dahulu agar tarif parkir bisa disesuaikan dengan standar yang berlaku.

"Melalui koordinasi kami dengan pemerintah DIY kami meminta juga agar pemilik lahan kosong yang ingin dijadikan tempat parkir wajib mengajukan izin terlebih dahulu, sehingga tarif dan pelayanannya bisa kita pantau dengan baik dan mudah-mudahan bisa ditingkatkan menjadi parkir elektronik," paparnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan komitmen untuk tidak memberi toleransi pelanggaran tarif parkir dan akan memberi sanksi sesuai aturan yang berlaku usai muncul aduan wisatawan terkait tarif parkir mahal yang viral di media sosial.

“Saya belum tahu secara pasti apakah lokasi parkir yang dimaksud dalam aduan itu resmi atau tidak. Yang jelas, saya sudah minta Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti aduan tersebut,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

Sebuah aduan terkait tarif parkir yang mahal viral di media sosial. Dalam aduan tersebut disertakan foto kuitansi yang menyebutkan jika total tarif parkir yang harus dibayar untuk bus pariwisata adalah Rp350.000.

Nominal tarif yang harus dibayarkan tersebut meliputi tambahan jasa lain selain parkir, yaitu kamar mandi untuk pengemudi, kernet, pemandu wisata, air untuk mencuci bus, dan kebersihan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD