AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Viral Video Matahari Terbit dari Utara, BMKG Prihatin

ECONOMICS
Intan Rakhmayanti/Okezone
Jum'at, 18 Juni 2021 21:19 WIB
Warga di Jeneponto, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan beredarnya rekaman video amatir terkait fenomena alam matahari terbit di sebelah utara.
Warga di Jeneponto, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan beredarnya rekaman video amatir terkait fenomena alam matahari terbit di sebelah utara. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Warga di Jeneponto, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan beredarnya rekaman video amatir terkait fenomena alam matahari terbit di sebelah utara. Video tersebut viral di media sosial.

Video amatir tersebut direkam salah seorang guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binanamu Jeneponto pada Kamis (18/6/2021) pagi. Mengenai hal ini, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Basan Meteorologi Klimatologi dan geofisika (BKMG), Daryono, menyatakan prihatin denan viralnya isu ini.

"Saya kok agak prihatin dengan viralnya kasus gerak semu matahari, padahal itu di pelajaran geografi saat SMP sudah diajarkan?," tulisnya dalam unggahan Instagram @daryonobmkg.

Kemudian diunggahan yang berbeda ia menjelaskan bahwa gerak semu matahari merupakan fenomena alam biasa, dimana kedudukan Matahari seperti bergeser ke utara dan selatan. Fenomena ini terjadi setiap tahunnya.

Saat ini, jelasnya, Matahari sedang bergeser ke utara. Puncaknya di utara akan terjadi pada 21 Juni. Hal ini terjadi karena pergerakan Bumi mengelilingi Matahari atau revolusi Bumi, sehingga Matahari seolah terbit di utara.

Sementara itu, BMKG Makassar menuturkan bahwa sebenarnya dalam rekaman video viral itu, matahari terbit dari timur, namun kata dia dalam gerakan matahari ke barat, condong di sisi utara, lantaran tidak berada pada garis khatulistiwa.

"Tetap bergerak dari timur ke barat, akan tetapi condongnya bergerak di sebelah utara. Jadi tetap terbit dari timur, tetapi perjalanan ke barat dia lewat jalur utara, bisa dikatakan seperti itu," kata Prakirawan BMKG, Rizky.

Rizky menjelaskan, bahwa fenomena itu memang biasa terjadi mulai pada bulan Maret dan puncaknya terjadi pada Juni dan berakhir pada September di tiap tahunnya.

"Jadi nanti setelah September menuju Oktober, November, Desember, dia bergeraknya perlahan-lahan dari timur ke barat lewat arah selatan," pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD