AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Wagub Bali Tegaskan Tempat Wisata yang Dibuka Harus yang Sudah Penuhi Syarat  

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Senin, 18 Oktober 2021 13:03 WIB
Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati tegaskan tempat wisata akan dibuka secara bertahap dan hanya yang penuhi syarat.
Wagub Bali Tegaskan Tempat Wisata yang Dibuka Harus yang Sudah Penuhi Syarat   (Dok.MNC Media)
Wagub Bali Tegaskan Tempat Wisata yang Dibuka Harus yang Sudah Penuhi Syarat   (Dok.MNC Media)

IDXChannel- Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan bahwa walaupun pemerintah sudah mengizinkan Bali membuka pintu bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara, tetapi tempat wisata akan dibuka secara bertahap. Artinya ada tempat wisata yang memenuhi syarat yang akan diprioritaskan terlebih dahulu.

"Kami tidak mau mengambil resiko baik terhadap masyarakat Bali maupun wisatawan itu sendiri. Jadi yang kami prioritaskan adalah daerah tujuan wisata yang sudah memenuhi sertifikat CHSE. Kedua, tujuan wisata tersebut telah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Nah ini yang kami prioritaskan," kata  kata Oka saat diskusi di Market Review, Senin (18/10/2021).

Lanjutnya, walaupun masyarakat Bali sudah 99 persen sudah divaksin, namun angka tersebut baru pencapaian yang di dalam target. Sebab dari 4,2 juta penduduk Bali, baru 3,4 juta orang yang sudah menerima vaksin. 

Oleh karena itu, pemerintah Bali hanya akan memprioritaskan tempat wisata yang masyarakatnya didominasi oleh lingkup masyarakat yang sudah tervaksinasi. Oka bilang, hal ini diperuntukkan untuk tujuan kesehatan bersama.

"Walaupun sekarang sudah hampir 100 persen masyarakat bali sudah divaksin, tentu juga ada yang di luar target. Karena 70 persen dari yang ditargetkan di Bali itu baru 3,4 juta dari 4,2 juta penduduk Bali. Sehingga kami akan memprioritaskan daerah-daerah yang paling kecil kemungkinan menularkannya ataupun ditularkan," jelasnya.

Untuk diketahui, Oka menerangkan bahwasanya pemerintah telah menetapkan tiga tempat wisata yang menjadi prioritas tujuan berwisata turis asing maupun lokal. Pasalnya tiga tempat ini berstatus zona hijau. Adapun lokasi yang dimaksud adalah Ubud, Sanur, dan Nusa Dua.

Dengan penetapan tiga zona hijau untuk destinasi wisata di Bali itu, maka akan membuat para turis, baik lokal maupun mancanegara, merasa aman berlibur di Bali.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD