AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

WHO Klasifikasikan Varian Virus India jadi Masalah Global

ECONOMICS
Pradita Ananda/Okezone
Rabu, 12 Mei 2021 20:45 WIB
WHO menyebutkan bahwa strain virus B.1.617 sedang diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian global.
WHO menyebutkan bahwa strain virus B.1.617 sedang diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian global. (Foto: MNC Media)

[20:06, 5/12/2021] Tia DK: IDXChannel - Di tengah situasi krisis kesehatan yang semakin memburuk di India akibat pandemi Covid-19. Kabar kurang menyenangkan disiarkan oleh Badan Kesehatan Dunia, WHO terkait varian mutasi virus asal India, B.1.617.  

Mengutip Reuters, Rabu (12/5/2021) pada Senin 10 Mei 2021 secara gamblang WHO menyebutkan bahwa strain varian virus yang yang pertama kali diidentifikasi di negara itu, B.1.617 pada Oktober 2020,  sedang diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian global. Hal itu setelah penelitian menunjukkan bahwa virus tipe ini penyebarannya lebih mudah dibandingkan dengan virus corona asli penyebab infeksi Covid-19.

Para ilmuwan disebutkan khawatir bahwa varian B.1.617, telah memicu wabah yang melonjak di India. Varian atau strain baru ini diketahui sebagai varian virus yang keempat yang menjadi perhatian global, setelah varian pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Varian B.1.617 ini juga membuat para otoritas kesehatan menjadi cemas, mengingat strain itu menggabungkan beberapa mutasi pada protein lonjakan yang dapat membantu virus bisa menghindari sistem kekebalan tubuh manusia.

WHO sendiri mengatakan, pihak mereka masih membutuhkan lebih banyak paparan data terkait strain virus varian B.1.617.

“Ada beberapa informasi yang ada untuk menunjukkan beberapa peningkatan penularan B.1.617. Meskipun ada peningkatan penularan yang ditunjukkan oleh beberapa studi pendahuluan, kami membutuhkan lebih banyak informasi tentang varian virus ini dan garis keturunannya dan semua sub-garis keturunan,” kata Maria Van Kerkhove, kepala teknis tanggapan virus corona WHO, pada jumpa pers baru-baru ini. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD