"Tanpa pajak tersebut, laba naik 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Eksekutif Hermes Axel Dumas saat mempresentasikan hasil kepada wartawan.
"Saya tidak dapat membuat perkiraan untuk 2026. Kita telah kembali ke dunia di mana setiap dua tahun ada beberapa masalah di suatu tempat, atau ada wilayah yang mengalami kesulitan," katanya.
Penjualan di AS naik 7,3 persen menjadi 3,1 miliar euro, sementara penjualan di Eropa naik 9,6 persen menjadi 3,9 miliar euro.
Di Asia, yang menghasilkan sebagian besar pendapatan Hermes, penjualan naik 2,6 persen menjadi 8,3 miliar euro. (Wahyu Dwi Anggoro)