AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Gabung Liga Super Eropa, Saham MU dan Juventus Terbang Tinggi

ECOTAINMENT
Nanang Wijayanto/sindo
Rabu, 21 April 2021 11:45 WIB
Harga saham Juventus meroket hingga 19% lantaran pemegang saham menyambut baik dalam upaya mendirikan saingan Liga Champions yang didirikan UEFA.
Gabung Liga Super Eropa, Saham MU dan Juventus Terbang Tinggi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kecaman terkait penyelanggaraan European Super League (ESL) tak menyurutkan klub-klub besar mendukung liga tersebut. 

Keikutsertaan klub-klub besar dalam liga tersebut membuat sahamnya turut melambung tinggi seperti halnya Juventus dan Manchester United bersama serpuluh klub besar lainnya. 

Dilansir dari Reuters Selasa (20/4), harga saham Juventus meroket hingga 19% lantaran pemegang saham menyambut baik dalam upaya mendirikan saingan Liga Champions yang didirikan UEFA sebagai ajang kompetisi sepak bola paling bergengsi di Eropa. Begitu juga saham Manchester United turut naik 9% setelah dibuka di New York Stock Exchange. 

Tidak hanya itu, para investor juga meyakini bahwa keikutsertaan klub-klub besar dalam ajang ESL akan meningkatkan pendapatan klub. Gelaran ESL nantinya akan dibiayai oleh JP Morgan dengan prospek pendapatan yang lebih besar dan stabil bagi para pemilik klub. 

Kendati dikecam banyak pihak, di antaranya otoritas sepak bola, penggemar dan pimpinan politik tapi klub-klub besar cukup antusias. 

Sejumlah pihak yang tidak setuju menganggap bahwa langkah tersebut hanya didorong oleh keuntungan bisnis dan dianggap merusak integritas olahraga karena hanya mendatangkan klub-klub elit semata akan tetapi tertutup bagi yang lainnya. 

Sebagaimana diketahui, 12 tim top di Eropa yakni Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Arsenal, Juventus, Inter Milan, dan AC milan, serta wakil Liga Spanyol yakni Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid mengumumkan akan membuat liga sendiri bertajuk ESL. 

Namun demikian, rencana tersebut ditentang oleh UEFA sebagai otoritas kompetisi sepakbola tertinggi di Eropa, FIFA, klub Eropa dan Federasi negara-negara Eropa. 

Pembentukan ESL dianggap karena terjadi persoalan keuangan di tim karena pandemi Covid-19. Sebab itu tim-tim besar tersebut dengan penggemar yang besar membentuk ESL di mana pendapatan hanya akan masuk di lingkungan klub-klub tersebut.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD