AALI
10325
ABBA
412
ABDA
0
ABMM
1585
ACES
1475
ACST
284
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1190
ADMF
7950
ADMG
228
ADRO
1875
AGAR
352
AGII
1525
AGRO
1985
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
244
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4390
AKSI
442
ALDO
720
ALKA
240
ALMI
250
ALTO
306
Market Watch
Last updated : 2021/10/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.01
0.34%
+1.75
IHSG
6658.77
0.38%
+25.43
LQ45
976.43
0.43%
+4.23
HSI
25409.75
0.31%
+78.75
N225
29025.46
1.66%
+474.56
NYSE
16871.74
2.17%
+358.54
Kurs
HKD/IDR 1,811
USD/IDR 14,105
Emas
798,829 / gram

Ingin Lihat Fenomena Super Blood Moon Malam Ini? Cek Link Live Streaming Berikut

ECOTAINMENT
Muhammad Sukardi
Rabu, 26 Mei 2021 08:13 WIB
Anda juga dapat melihat lebih dekat keindahan Gerhana Bulan Total melalui live streaming yang disiarkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
Ingin Lihat Fenomena Super Blood Moon Malam Ini? Cek Link Live Streaming Berikut (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Gerhana Bulan Total (GBT) atau Super Blood Moon atau Bulan Merah Super akan menghiasi langit Indonesia pada Rabu (26/5/2021). Tak hanya bisa menyaksikan langsung, Anda juga dapat melihat lebih dekat keindahan GBT melalui live streaming yang disiarkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Gerhana Bulan Total terjadi saat bulan di Perigee (Bulan berada di jarak terdekat dengan Bumi). Lebih detailnya, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar.

"Itu bisa terjadi saat Bulan berada di umbra Bumi, yang berakibat saat puncak Gerhana Bulan Total terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah (yang biasa dikenal dengan Blood Moon). Karena posisi Bulan ada di perigee, maka Bulan akan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa dan ini yang disebut dengan Super Moon," lapor LAPAN dalam keterangan resminya.

LAPAN juga menerangkan bahwa Super Blood Moon yang akan terjadi malam ini lebar sudutnya akan lebih besar 13,77 persen bila dibandingkan dengan ketika berada di titik terjauhnya (apoge). Kecerlangannya juga 15,6 persen lebih terang dari rerata dan 29,1 persen lebih terang dibandingkan ketika apoge.

"Gerhana Bulan Total kali ini bertepatan dengan detik-detik Waisak, yakni pada 15 Suklapaksa (paroterang) Waisaka 2565 Era Buddha yang jatuh pada 26 Mei 2021 pukul 18.31.30 WIB dengan jarak 357.461 kilometer dari Bumi," tambah LAPAN.

Untuk Anda yang mau menyaksikan Gerhana Bulan Total malam ini secara live streaming, link yang bisa diakses antara lain  https://www.bmkg.go.id/gbt atau melalui kanal Youtube LAPAN RI yaitu bit.ly/youtubeLAPAN dan LAPAN di beberapa daerah mulai pukul 15.45 WIB.

LAPAN daerah yang menayangkan proses Gerhana Bulan Total pada Rabu, 26 Mei 2021 di antaranya:

- Balai LAPAN Biak http://bit.ly/youtubeLAPANbiak

- LAPAN Kupang http://bit.ly/youtubeLAPANkupang

- SBPJP LAPAN http://bit.ly/youtubeLAPANparepare

- LAPAN Pasuruan http://bit.ly/youtubeLAPANpasuruan

- LAPAN Garut http://bit.ly/youtubeLAPANgarut

- LAPAN Sumedang http://bit.ly/youtubeLAPANsumedang

- Pusat Sains Antariksa LAPAN http://bit.ly/youtubeLAPANpussainsa

- BPAA Pontianak http://bit.ly/youtubeLAPANpontianak

- LAPAN Agam http://bit.ly/youtubeLAPANagam

(FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD