Ni Luh menjelaskan, meski adanya travel warning, data kunjungan wisatawan asal Korea Selatan ke Indonesia khususnya Bali masih menunjukkan tren positif.
Ia juga menekankan bahwa Korea Selatan merupakan salah satu pasar wisatawan penting bagi Indonesia, bahkan masuk dalam daftar 10 besar negara penyumbang wisatawan mancanegara.
“Sampai saat ini kami lihat dari data kunjungan masih terus terjadi dari Korea Selatan ke Indonesia. Korea Selatan ini masih menjadi bagian dari top 10 kedatangan wisatawan ke Indonesia. Kita harapkan bisa terus diperkuat dan dijaga,” jelasnya.
Ia mengatakan, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan dari Kementerian Luar Negeri terkait langkah-langkah lanjutan yang perlu diambil.
“Kalau ada arahan dari Kemlu tentu akan kita perhatikan terus,” tuturnya.