IDXChannel - Pemerintah Korea Selatan akan menempuh seluruh opsi, termasuk arbitrase darurat dalam mencegah aksi mogok kerja massal di Samsung Electronics.
Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Min-seok mengatakan, mogok kerja di raksasa teknologi tersebut dapat menimbulkan kerugian ekonomi hingga 100 triliun won atau setara Rp1.170 triliun.
“Penghentian operasi selama satu hari saja di pabrik semikonduktor Samsung Electronics diperkirakan dapat menimbulkan kerugian langsung hingga 1 triliun won atau sekitar USD667,68 juta,” ujar Kim dilansir dari Investing, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, dampak yang lebih mengkhawatirkan adalah terhentinya lini produksi semikonduktor yang dapat menyebabkan gangguan operasional selama berbulan-bulan.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar, Samsung Electronics dan serikat pekerja perusahaan dijadwalkan kembali melanjutkan negosiasi upah pada Senin (18/5/2026) dengan dimediasi pemerintah.