AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Rapat Cukup di Bandara, Business Trip ke Singapura Tak Perlu Takut Karantina

ECOTAINMENT
Yulistyo Pratomo
Jum'at, 19 Februari 2021 14:45 WIB
Kini, para pebisnis dari seluruh dunia tidak perlu khawatir harus menjalani karantina, cukup ajak partner bisnis dan lakukan pertemuan di Bandara Changi.
Rapat Cukup di Bandara, Business Trip ke Singapura Tak Perlu Takut Karantina. (Foto: [email protected])

IDXChannel - Singapura membuat inovasi agar dunia usaha tidak mati selama pandemi Covid-19 berlangsing. Kini, para pebisnis dari seluruh dunia tidak perlu khawatir harus menjalani karantina, cukup ajak partner bisnis dan lakukan pertemuan di Bandara Changi.

Bandara Changi telah membangun fasilitas tinggal jangka pendek, yang dinamakan [email protected] Layanan ini mulai dibuka sejak Kamis (18/02/2021) kemarin sebagai bagian dari kebijakan Singapura untuk melanjutkan pertemuan bisnis internasional di tengah pandemi Covid-19.

Hotel sekaligus pusat bisnis ini dibatasi oleh sekat, sehingga para pengunjung tidak berbaur dengan komunitas bisnis Singapura. Namun, mereka tetap dapat menggelar pertemuan tatap muka di fasilitas tersebut.

Misalnya, pertemuan antara pebisnis dari luar negeri dan orang-orang dari Singapura dapat dilakukan di ruang pertemuan khusus dengan panel kaca kedap udara, ditambah pintu masuk dan keluar yang terpisah, serta sistem ventilasi berbeda untuk pelancong dan untuk warga Singapura.

Wakil Perdana Menteri Singapura, Heng Swee Keat, mengatakan, dengan dibukanya fasilitas ini dia berharap perjalanan bisnis atau rapat-rapat penting lainnya dapat mendorong pemulihan ekonomi di Singapura dan kawasan.

"Juga bisa mempercepat pemulihan MICE kami dan sektor hospitality, yang telah terpukul keras, dan mengembalikan peran kami sebagai global business hub," katanya. 

[email protected] saat ini memiliki 150 kamar dan 40 ruang rapat yang berkapasitas empat sampai 22 pengunjung. Jumlah ini akan bertambah pada fase berikutnya untuk mendapatkan kapasitas maksimal yang bisa melayani 1.300 pelaku bisnis dari seluruh dunia. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD