Selain menambahkan koleksi pesawat, museum ini juga tengah menyiapkan pembangunan shelter atau peneduh bagi koleksi pesawat-pesawat bersejarah yang berada di halaman museum.
Langkah tersebut dilakukan agar koleksi yang berada di halaman museum tetap terjaga dari kerusakan akibat paparan panas dan hujan.
“Inovasi kita ke depan bahwa pesawat-pesawat yang ada di halaman ini rencana kita kasih shelter. Kita lihat bahwa pesawat yang ada di luar ini kan banyak yang rusak karena cuaca dan harus kita benahi,” jelas Kolonel Kal Christian Tri Aryono.
Lebih lanjut, Muspusdirla juga bakal beradaptasi dengan teknologi berupa autentisitas koleksi terutama lukisan dan foto bersejarah serta digitalisasi arsip.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan setiap peninggalan memiliki rekam jejak digital yang valid dan tidak tercampur dengan karya reproduksi baru.