AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Sepanjang 2021, Samsung Sudah Produksi 300 Juta Unit Smartphone

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Selasa, 18 Januari 2022 12:53 WIB
Meski mengalami kekurangan pasokan chip, namun Samsung tetap sukses memproduksi 300 juta unit smartphone.
Sepanjang 2021, Samsung Sudah Produksi 300 Juta Unit Smartphone. (Foto: MNC Media)
Sepanjang 2021, Samsung Sudah Produksi 300 Juta Unit Smartphone. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Meski mengalami kekurangan pasokan chip, namun Samsung tetap sukses memproduksi 300 juta unit smartphone. Dari jumlah tersebut, sekitar 238,8 juta unit diproduksi oleh perusahaan, sementara lebih dari 60 juta unit dibuat oleh ODM.

Sekedar informasi, beberapa smartphone Galaxy bermerek Samsung yang murah diproduksi oleh ODM (Original Design Manufacturer) seperti Wingtech dan Huaqin. Kedua perusahaan ini berbasis di Cina.

Lebih lanjut, laporan tersebut terus mengatakan bahwa meskipun Samsung memproduksi lebih dari 300 juta smartphone, kemungkinan hanya sekitar 200 juta unit yang dikirimkan. Karena unit produksi membutuhkan waktu sekitar 1-2 bulan untuk sampai ke distributor dan telco.

Perusahaan asal Korea Selatan itu sebenarnya menargetkan untuk mengirimkan 300 juta unit pada 2021. Itu bisa saja terjadi jika bukan karena masalah manufaktur di Vietnam karena pandemi COVID-19. Hal ini juga mengakibatkan rendahnya penjualan Galaxy S21 series.

Sementara itu, Samsung hanya berhasil mengapalkan sekitar 20 juta unit Galaxy S21 Series sepanjang tahun lalu. Padahal biasanya jajaran Galaxy S menyumbang 35-40 juta unit dalam pengiriman dalam setahun.

Laporan tersebut menyatakan bahwa perusahaan fokus pada pengiriman ponsel seri Galaxy A dan Galaxy M pada 2021 dengan mendiversifikasi rantai pasokan komponennya.

Sedangkan di tahun ini, menurut laporan itu, Samsung bertujuan untuk mengirimkan 334 juta unit smartphone pada tahun 2022. Dari jumlah tersebut, 285 juta unit akan berasal dari produksinya sendiri, sedangkan sisanya dari ODM. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD