Sehingga, transparansi menjadi salah satu aspek penting dalam membantu masyarakat mengambil keputusan finansial secara lebih matang.
“Kami memahami bahwa seiring meningkatnya inklusi dan literasi finansial di Indonesia, transparansi biaya menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam memilih layanan pinjaman daring,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, pengguna perlu memahami komponen biaya, tenor, hingga rincian pembayaran agar dapat menyesuaikan keputusan finansial dengan kemampuan.
Sebagai contoh layanan yang mengedepankan transparansi, SPinjam 'Jelas Tanpa Jebakan', menawarkan informasi biaya yang ditampilkan secara terbuka kepada pengguna. Untuk pinjaman pertama, layanan ini menawarkan bunga tetap mulai 1,8 persen per bulan atau setara 0,06 persen per hari serta bebas biaya administrasi.