AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Super Langka! Fenomena Lima Planet Sejajar Bakal Terjadi Besok

ECOTAINMENT
Tangguh Yudha/MPI
Kamis, 23 Juni 2022 19:55 WIB
Tanggal 24 Juni besok, akan terjadi fenomena astronomi berupa 5 planet berada di posisi sejajar jika dilihat dari Bumi.
Fenomena Lima Planet Sejajar Bakal Terjadi Besok
Fenomena Lima Planet Sejajar Bakal Terjadi Besok

IDXChannel - Bulan Juni 2022 ini menjadi bulan dimana fenomena super langka terjadi. Tepatnya di tanggal 24 Juni besok, akan terjadi fenomena astronomi berupa 5 planet berada di posisi sejajar jika dilihat dari Bumi.

Melansir dari berbagai sumber, Kamis (23/6/2022), ke-5 planet yang berada di posisi sejajar ini mencakup Mars, Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus. Dan ini memberikan dampak nyata pada kehidupan di Bumi.

Salah satu dampak yang bisa dirasakan mirip dengan dampak jika terjadi fenomena gerhana Matahari atau Bulan. Di mana fenomena 5 planet sejajar dapat mempengaruhi tinggi rendahnya gelombang air laut.

Bagi yang ingin menyaksikan fenomena 5 planet sejajar bisa menyaksikannya secara langsung dari rumah. Dan menariknya, fenomena langka ini bisa dilihat tanpa memerlukan alat khusus.

"Kesempatan langka untuk melihat hal yang dapat disaksikan dari rumah dengan mata telanjang selama cuaca cukup cerah," kata peneliti di Institut Astronomi Universitas Edinburgh, Profesor Beth Biller.

Sementara itu, peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangeran, menjelaskan bahwa fenomena ini dapat disaksikan selama kurang lebih 50 menit, sesuai dengan waktu fajar masing-masing wilayah.

"Sejak awal fajar astronomis atau 75 menit sebelum Matahari terbit sekitar pukul 04.30 waktu setempat, hingga akhir fajar bahari atau 25 menit sebelum Matahari terbit sekitar pukul 05.30 waktu setempat," ujar Andi.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD