AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26090.25
0.28%
+72.72
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,819
USD/IDR 14,160
Emas
816,398 / gram

Tak Boleh Tinggalkan Athlete Village, Ini Deretan Prokes Ketat Olimpiade Tokyo

ECOTAINMENT
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 24 Juli 2021 14:59 WIB
Gelaran pesta olahraga terbesar di dunia, Olimpiade yang tahun ini digelar di Tokyo resmi dibuka setelah sempat mengalami penundaan selama satu tahun.
Tak Boleh Tinggalkan Athlete Village, Ini Deretan Prokes Ketat Olimpiade Tokyo. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Gelaran pesta olahraga terbesar di dunia, Olimpiade yang tahun ini digelar di Tokyo resmi dibuka setelah sempat mengalami penundaan selama satu tahun akibat pandemi Covid-19, pada Jumat 23 Juli 2021 malam.

Diselenggarakan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Olimpiade Tokyo 2020 dihelat dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Komite Olimpiade Internasional (IOC) merilis serangkaian buku pedoman tahun ini yang mencakup protokol kesehatan mulai dari atlet, pejabat, anggota media, penyiar, mitra pemasaran, hingga federasi olahraga. 

Merangkum NBC Olympic, Sabtu (24/7/2021) berikut paparan singkat protokol kesehatan di Olimpiade Tokyo 2020.

1. Sebelum dan saat sampai di Tokyo:

Sebelum terbang ke Tokyo, para para atlet diminta untuk memantau gejala dan mencatat suhu tubuh setiap hari selama dua minggu di aplikasi pelaporan kesehatan di ponsel. Para atlet juga perlu mengisi rencana kegiatan untuk 14 hari pertama mereka di Jepang yang akan mencatat ke mana saja akan pergi, bagaimana caranya akan sampai di sana, dan apa yang akan dilakukan di tempat tujuan.

2. Tes Covid-19: 

Para atlet akan menjalani tes Covid-19 dalam waktu 72 jam perjalanan, kemudian dites lagi ketika mendarat. Walau tak diharuskan untuk karantina, tetapi selama masa gelaran Olimpiade atlet akan rutin menjalankan tes Covid-19 setidaknya setiap empat hari sekali dan rutin dicek suhu tubuh di banyak tempat.

Setiap atlet yang dites positif akan diminta untuk mengisolasi diri dan tidak akan diizinkan untuk berlomba. Pelacakan kontak pun akan dilakukan, dan setiap kontak dekat akan diminta untuk segera mengikuti tes Covid-19.

3. Wajib 3M: 

Masker wajib digunakan oleh setiap orang, termasuk para atlet (kecuali saat bertanding). Selain wajib memakai masker, setiap orang diwajibkan juga untuk menjaga jarak. Gestur sentuhan, seperti pelukan, jabat tangan, dan tos tidak disarankan untuk dilakukan. Gelaran upacara podium kemungkinan juga akan mengalami penyesuaian.

4. Athlete Village: 

IOC disebutkan sejak awal ingin para atlet sudah tiba tidak lebih dari lima hari sebelum jadwal acara pertamanya dan keluar dari pondok atlet dalam waktu dua hari setelah kompetisi terakhir masing-masing. 

Para atlet tidak diperbolehkan untuk meninggalkan kawasan Athlete Village untuk sekedar jalan-jalan. Aktivitas mobilisasi para atlet terbatas hanya di kawasan gelaran Olimpiade dan beberapa lokasi lain yang telah disetujui sebelumnya.

5. Tidak ada penonton live: 

Sudah diputuskan sejak Maret lalu, bahwa penonton dari luar negeri tidak akan diizinkan untuk menghadiri Olimpiade. Penyelenggara mengumumkan bahwa tidak akan ada penonton live di baik untuk pertandingan yang digelar Tokyo atau area lain. 

Mengingat status pembatasan yang tengah diterapkan di Jepang. Beberapa area di luar Tokyo akan diizinkan untuk memiliki penonton secara langsung, asalkan mereka berada di area yang tidak dikenai aturan pencegahan Covid-19 yang sama dengan Tokyo. Penonton juga akan diminta untuk menonton dari jarak jauh, menjauh dari perhelatan acara yang berlangsung di jalan umum. (SNP)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD