AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21996.89
-1.88%
-422.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

TikTok Tak Ingin Disebut Mirip Facebook, Manajemen: Perbedaannya Sangat Signifikan

ECOTAINMENT
Tangguh Yudha/MPI
Senin, 20 Juni 2022 01:15 WIB
Chandlee mengatakan bahwa pengalamannya di Facebook telah mengajarinya bahwa TikTok akan menang dalam pertempuran saat ini
TikTok Tak Ingin Disebut Mirip Facebook, Manajemen: Perbedaannya Sangat Signifikan (FOTO:MNC Media)
TikTok Tak Ingin Disebut Mirip Facebook, Manajemen: Perbedaannya Sangat Signifikan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  - Persaingan antara Facebook dan TikTok semakin ketat setiap harinya. Diketahui saat ini Facebook terus mencoba untuk membuat platformnya semakin mirip dengan TikTok.

Tapi lucunya TikTok berlaku sebaliknya. Perusahaan asal China tersebut mengaku sama sekali tak ingin terlihat mirip dengan Facebook dan menegaskan bahwa platformnya jelas berbeda.

"Facebook adalah platform sosial. Mereka telah membangun semua algoritma berdasarkan grafik sosial. Itu adalah kompetensi inti mereka," kata seorang petinggi TikTok, Blake Chandlee.

"Sementara platform kami tidak. Kami adalah platform hiburan, perbedaannya sangat signifikan. Dan jelas ini adalah perbedaan besar," lanjut Chandlee.

Dengan “grafik sosial,” Chandlee mengacu pada data yang melacak hubungan antar individu yang dihasilkan oleh perusahaan seperti Facebook untuk memetakan hubungan penggunanya.

Dan Chandle sangat tahu itu, mengingat sebelum pindah ke TikTok pada 2019, ia adalah seorang eksekutif di Facebook selama 12 tahun, untuk memimpin kemitraan global perusahaan.

Chandlee mengatakan bahwa pengalamannya di Facebook telah mengajarinya bahwa TikTok akan menang dalam pertempuran saat ini, melansir dari The Verge, Minggu (19/6/2022).

"Kami benar-benar hebat dalam apa yang kami lakukan. Kami menghadirkan tren budaya ini dan pengalaman unik yang dimiliki orang-orang di TikTok," ungkap chandlee.

"Mereka tidak akan memilikinya di Facebook kecuali jika Facebook sepenuhnya meninggalkan nilai-nilai sosialnya, yang menurut saya tidak akan berhasil," paparnya.

Hingga saat ini, TikTok memang sama sekali tidak berfokus pada koneksi sosial, meskipun pada dasarnya perusahaan sangat ingin mendapatkan akses ke buku kontak pengguna.

Namun dengan menekankan diri sebagai aplikasi hiburan daripada aplikasi sosial, mungkin perusahaan berharap dapat menghindari beberapa masalah yang dihadirkan Facebook.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD