AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Wamenparekraf Dukung Promosi Pariwisata Indonesia Melalui Film 

ECOTAINMENT
Tim IDXChannel
Kamis, 22 September 2022 21:43 WIB
Angela Tanoesoedibjo menjelaskan saat ini isu yang berkembang di kalangan pelaku industri perfilman adalah isu dari sisi keuangan dan pembiayaan.
Wamenparekraf Dukung Promosi Pariwisata Indonesia Melalui Film. Foto: MNC Media.
Wamenparekraf Dukung Promosi Pariwisata Indonesia Melalui Film. Foto: MNC Media.

IDXChannel - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung Perum Produksi Film Negara (PFN) mempromosikan pariwisata Indonesia melalui sektor film. 

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menjelaskan saat ini isu yang berkembang di kalangan pelaku industri perfilman adalah isu dari sisi keuangan dan pembiayaan untuk menghasilkan konten dan memproduksi film. 

"Kita dukung untuk mempromosikan pariwisata Indonesia sangat efektif melalui film. Contohnya juga sudah banyak, ada Lord of The Ring, Crazy Rich Asian, Eat Pray Love, dan masih banyak lagi," ujarnya saat bertemu dengan jajaran direksi PFN di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Wamenparekraf Angela menjelaskan jika bicara tentang perfilman, yang dibutuhkan oleh pelaku film saat ini adalah financing. 

"Saya sempat berdiskusi dengan teman-teman pelaku perfilman isu yang paling utama mereka soroti adalah dari sisi komersial dan dari sisi financing sebab kalau dari sisi artistik mereka sudah memiliki itu, tinggal bagaimana kita bisa membantu di kedua isu tersebut," katanya. 

PFN merupakan perusahaan BUMN yang berfokus pada pembiayaan film dan konten kreatif. 

Wamenparekraf Angela menjelaskan peluang kolaborasi untuk menciptakan konten-konten agar lebih banyak tercipta instrumen sebagai sarana promosi untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke Indonesia. 

Terlebih, saat ini pemerintah telah memiliki Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 dengan Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif. 

“Ini kolaborasi yang menarik kalau kita bisa membuat pilot project bersama untuk mewujudkan PP Nomor 24 ini,” ujarnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD