IDXChannel - Jelang Musyawarah Nasional (Munas) BPP HIPMI ke XVIII, calon ketua umum (Caketum) Reynaldo Bryan kembali menegaskan bahwa komitmennya untuk menghapus dikotomi antara pusat dan daerah. Bahkan, dia mendorong pengusaha lokal menjadi pemeran utama dalam target pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal ini disampaikan Reynaldo Bryan saat memaparkan visi misinya dalam acara silaturahmi akbar bertajuk 'Malam Kolaborasi Daerah' pada Jumat (15/5) malam di kawasan Senayan, Jakarta. Acara ini turut dihadiri BPD HIPMI dari berbagai daerah.
"Tidak ada perbedaan antara HIPMI daerah atau kota. HIPMI harus jadi lokomotif utama untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8 persen. Tidak ada rumus pertumbuhan ekonomi yang berhasil kalau kita tidak menumbuhkan pengusaha-pengusaha muda baru di daerah. Mengapa? Karena jumlah pengusaha baru kita saat ini masih kurang. Itulah mengapa visi yang kita bawa adalah P.A.T.E.N," tegas Reynaldo dalam pidatonya.
Reynaldo juga memaparkan bahwa untuk mendapat kepercayaan di sektor-sektor strategis pemerintahan, pengusaha muda harus membangun kapasitas yang kuat. Dia menaruh harapan BPP HIPMI ke depan, akan diisi oleh para pengusaha dari daerah.
"Kalau kita buat satu ekosistem, kita berdayakan, dan naikkan kelasnya, kita akan siap. Pengusaha itu harus punya nilai yang kuat, harus konkret. Kalau kita mau dipercaya, bisnis kita juga harus konkret. Saya berharap ke depan akan ada lebih banyak lagi pengusaha daerah yang bisa memimpin sebagai Ketua Umum, sehingga pemerataan benar-benar berjalan dengan baik," ujarnya.
Selain para Ketua Umum BPD dari berbagai daerah, hadir pula tokoh muda nasional yang juga putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari (AHB), serta jajaran Mantan Ketua Umum (Mantum) BPP HIPMI.