AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Dari Supir Jadi Miliarder, Ini Profil Ketua Pelaksana E-Prix 2022 Ahmad Sahroni

INSPIRATOR
Kiswondari/Sindo
Jum'at, 26 November 2021 11:33 WIB
Ahmad Sahroni ditunnuk sebagai Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix 2022 di DKI Jakarta.
Ahmad Sahroni ditunnuk sebagai Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix 2022 di DKI Jakarta.  (Foto: MNC Media)
Ahmad Sahroni ditunnuk sebagai Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix 2022 di DKI Jakarta. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjuk langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix 2022 di DKI Jakarta. Selama ini Sahroni dikenal sebagai Anggota DPR nyentrik asal Tanjung Priok.

Faktanya, Sahroni memiliki profil yang amat sederhana. Ahmad Sahroni, atau yang akrab disapa Roni, lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 8 Agustus 1977.Ka merupakan putra dari sebuah keluarga sederhana yang berprofesi sebagai penjual nasi Padang di Pelabuhan Tanjung Priok.

Roni menempuh pendidikan dasar dan menengahnya di Tanjung Priok, Roni kecil kala itu telah mulai mencari penghasilan sendiri dengan menjadi tukang semir sepatu dan ojek payung. Roni menamatkan pendidikan SMA-nya di SMA Negeri Baru Cilincing yang kini berganti nama menjadk SMAN 114. 

Selepas SMA tahun 1995, Roni tidak dapat meneruskan pendidikannya ke bangku kuliah. Ia baru melanjutkan studinya di perguruan tinggi saat karirnya sudah stabil dan meraih gelar sarjananya dari STIE Pelita Bangsa, gelar S2 juga ia dapat dari Stikom InterStudi. Pada tahun 2010, Sahroni juga dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa dari Berkeley University di Kuala Lumpur, Malaysia.

Bendahara Umum DPP Partai NasDem ini memulai kariernya dari level terbawah, yakni sebagai supir anak sekolah, lalu berganti menjadi supir perusahaan. Pada 1998, Roni menjadi supir di PT. Niaga Gemilang Samudra, di 1999 Roni berpindah ke PT. Millenium Inti Samudra dengan profesi sebagai supir. Baru pada 2001 karier Roni mulai menanjak perlahan dan pasti, ia diangkat sebagai Staf Operasional di perusahaan tersebut, di tahun yang sama ia diangkat jadi Kepala Operasional. Di 2002, ia diangkat sebagai Direktur Operasional di PT. Millenium Inti Samudra.

Pada 2003, Roni pindah ke PT. Sagakos Intec sebagai Direktur, di tahun yang sama juga ia diangkat sebagai Direktur Utama. Pada 2005-2014 ia menjadi Direktur Utama PT. Ekasamudra Lima dan pada 2008-2013 Roni menjado Direktur Utama PT. Ruwanda Satya Abadi.

Sejak awal berkarir di politik, Sahroni menetapkan hatinya di Partai Nasdem, dan menjabat sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta pada tahun 2013-2014. Lalu pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, Roni mencoba peruntungannya di perpolitikan nasional, ia pun terpilih sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III yang mencakup Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Lalu, ia diangkat menjadi Ketua DPW DKI Jakarta pada periode 2014-2015 dan pada 2019 ia ditunjuk sebagai Bendahara Partai Nasdem.

Di periode 2014-2019, Roni hanya menjabat sebagai anggota DPR biasa di Komisi XI DPR dan Komisi III DPR. Sahroni terpilih kembali pada Pileg 2019, dan Roni didaulat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR sekaligus Bendahara Fraksi Partai Nasdem DPR RI.

Kini, Sahroni menjadi politisi sekaligus miliarder yang sangat eksentrik, hingga dijuluki sebagai Sultan Priok. Pasalnya, Sahroni memiliki koleksi mobil-mobil mewah dan juga mobil-mobil klasik di kediamannya di kawasan perkampungan di Tanjung Priok. Beberapa di antaranya merupakan supercar yakni, Porsche 911 GT3 RS, Ferrari F458, McLaren, Tesla Model X  dan Ferrari F360 Spider.

Terlebih, Suami Feby Belinda ini ternyata merupakan penggemar olahraga otomotif, sepeda dan golf. Bahkan, Roni merupakan pendiri sekaligus pimpinan sejumlah klub kendaraan mewah. Seperti Presiden Brotherhood Club Indonesia, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Presiden Mclaren Club Indonesia (MCI), dan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI). Sahroni juga mendirinkan Ahmad Sahroni Center (ASC) Cycling untuk klub pesepeda, juga Pembina Indonesia Karate-Do (INKADO). (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD