AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Kisah Sukses Sunny Kamengmau, Dulu Tukang Kebun Sekarang Beromzet Miliaran Setahun!

INSPIRATOR
Shifa Nurhaliza
Minggu, 08 Mei 2022 13:16 WIB
Kisah sukses Sunny Kamengmau, pria kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dahulu menjadi tukang kebun, kini punya brand tas sendiri bernama Robita.
Kisah Sukses Sunny Kamengmau, Dulu Tukang Kebun Sekarang Beromzet Miliaran Setahun!
Kisah Sukses Sunny Kamengmau, Dulu Tukang Kebun Sekarang Beromzet Miliaran Setahun!

IDXChannel - Kisah sukses Sunny Kamengmau, pria kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dahulu menjadi tukang kebun, kini punya brand tas sendiri bernama Robita.

Sukses tidak hanya milik mereka yang berpendidikan tinggi. Sukses milik semua orang. Bekerja keras dan pantang menyerah adalah kuncinya. Hal ini telah dibuktikan oleh Sunny Kamengmau. Pria asal Nusa Tenggara Timur ini hanya lulusan SMP. Namun bisnis tas handmade yang ia mulai bersama rekannya Nobuyuki Kakizaki berhasil menembus pasar Jepang.

Kisah Sukses Sunny Kamengmau

Cerita dimulai ketika dia berimigrasi ke Bali. Dia berusia 18 tahun saat itu. Untuk bertahan hidup di Bali, Sunny bekerja serabutan. Dia bekerja sebagai pencuci mobil, pekerja konstruksi dan memiliki pekerjaan tetap di Hotel Un’s di Legian, Bali. Setahun sebagai tukang kebun di Un's Hotel, Sunny kemudian bekerja menjadi satpam.

Sunny Kamengmau dikenal sangat rendah hati. Dia biasanya menyapa tamu hotel. Begitulah cara dia belajar bahasa asing. Keberuntungan mulai datang ketika ia bertemu dengan seorang turis Jepang, Nobuyuki Kakizaki. Dengan bahasa Jepang asalnya, Sunny berteman dengan Nobuyuki, pengusaha dan pemilik Real Point Inc dari Jepang.

Dari persahabatan ini, Sunny dan Nobuyuki menjalin hubungan bisnis. Mulailah dengan membeli kerajinan lokal dan menjualnya kembali di Jepang. Keduanya kemudian melihat prospek bisnis baru. Sunny dan Nobuyuki juga telah menciptakan merek tas dengan nama Robita. Keduanya optimis akan sukses karena orang Jepang lebih memilih tas buatan tangan daripada tas pabrik.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD