AALI
9900
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1460
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2880
ADHI
1020
ADMF
7700
ADMG
195
ADRO
1805
AGAR
340
AGII
1510
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
174
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
970
AKRA
4180
AKSI
420
ALDO
1050
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.06
1.58%
+7.86
IHSG
6558.30
0.78%
+50.62
LQ45
945.22
1.47%
+13.67
HSI
23695.09
0.15%
+36.17
N225
27778.71
-0.56%
-156.91
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,360 / gram

Menolak Boros, Ini yang Dilakukan Kakek Asal Klaten Pasca Jadi Miliarder Dadakan

INSPIRATOR
Zikra Mulia Irawati
Jum'at, 17 September 2021 20:04 WIB
Kedua kakek ini menjadi miliarder dadakan karena lahannya digunakan untuk proyek tol Solo-Jogja.
ilustrasi uang. (Foto: MNC Media)
ilustrasi uang. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Seorang Kakek asal Klaten, Jawa Tengah menjadi perbincangan karena mendadak jadi miliarder. Alih-alih menghamburkannya, cara Kakek ini mengelola uang tersebut pun menarik perhatian masyarakat.

Kedua kakek ini menjadi miliarder dadakan karena lahannya digunakan untuk proyek tol Solo-Jogja. Berikut fakta tentang Kakek Miliarder yang dirangkum oleh MPI, Jumat (17/9/2021).


1.Terdampak proyek tol Solo-Jogja

Kakek pertama bernama Mudono (55 tahun). Dalam pembangunan tol Solo-Jogja, lahan bertani sengon seluas 2.268 meter persegi miliknya terkena dampak. Ia pun menerima ganti rugi sebesar Rp3,2 miliar.

Selain itu, ada Paiman (67 tahun) yang rumah beserta pekarangannya dengan luas 1.000 meter persegi terdampak. Tak hanya itu, dua patok sawah milik keluarganya pun bernasib serupa. Ia menerima uang ganti rugi Rp4 miliar. Uang tersebut masih harus dibagi dengan 12 ahli waris lainnya.


2. Mudono mengembangkan usaha indekos

Pekerjaan Mudono saat ini adalah pengembang properti. Oleh karena itu, uang ganti rugi yang diterimanya pun ia gunakan untuk membangun indekos di Yogyakarta dan Malang, Jawa Timur. Ia memilih lokasi yang berdekatan dengan perguruan tinggi di kedua kota tersebut.

“Indekos sudah jadi, tinggal bayar. Uangnya cukup, tombok malah. Salah satu indekos seluas 110 meter persegi terdiri dari dua lantai. Indekos Jogja itu ada tujuh pintu [kamar] dan Malang ada delapan pintu [kamar],” kata Mudono.


3. Paiman membeli 2 rumah

Paiman melakukan langkah serupa dengan Mudono. Namun, Paiman memilih untuk membeli satu rumah berada di Dukuh Kolekan, Desa Beku, dan satu rumah lainnya di Dukuh/Desa Beku. Masing-masing rumah ia beli seharga Rp500 juta dan Rp600 juta.

Meskipun begitu, Paiman belum pindah dari rumahnya yang terdampak proyek. Ia mengatakan akan pindah kalau sudah diminta pindah.

4. Imbauan Kepala BKN Klaten untuk warga yang terdampak

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Tentrem Prihatin, mengimbau warga penerima uang ganti rugi proyek tol Solo-Jogja itu memanfaatkan uang yang diterima sebaik mungkin.

“Kami menyarankan agar penggunaan dana apabila yang kena sawah dibelikan sawah lagi untuk meningkatkan kesejahteraan penerima,” kata Tentrem. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD