AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Pernah Jadi Miliarder Termuda Dunia, Perempuan Ini Bangkrut dan Terancam 20 Tahun Penjara

INSPIRATOR
Kamis, 02 September 2021 09:47 WIB
Elizabeth Holmes pernah dijuluki perempuan miliarder termuda di dunia oleh majalah Forbes.
Elizabeth Holmes pernah dijuluki perempuan miliarder termuda di dunia oleh majalah Forbes.  (Foto: MNC Media)
Elizabeth Holmes pernah dijuluki perempuan miliarder termuda di dunia oleh majalah Forbes. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Elizabeth Holmes pernah dijuluki perempuan miliarder termuda di dunia oleh majalah Forbes. Namun kini dirinya bangkrut dan terancam penjara hingga 20 tahun.

Pada 2014, Elizabeth Holmes, yang ketikan itu berusia 30 tahun, dipuja-puja. Dia mendirikan perusahaan bernilai USD9 miliar (Rp128 triliun) yang disebut-sebut akan membawa revolusi dalam diagnosis penyakit.

Hanya dengan beberapa tetes darah, Theranos berjanji bahwa tes ini dapat mendeteksi kondisi kesehatan seperti kanker dan diabetes dengan cepat, tanpa perlu jarum suntik. Para konglomerat seperti Henry Kissinger sampai Rupert Murdoch, ikut berinvestasi di perusahaan tersebut.

Namun pada 2015, kebohongan mulai terkuak dan setahun kemudian, Holmes diekspos sebagai penipu. Teknologi yang ia gembar-gemborkan tidak berfungsi sama sekali, dan pada 2018 perusahaan yang ia dirikan pun kolaps.

Holmes, kini berusia 37 tahun, diancam hukuman 20 tahun penjara jika terbukti bersalah atas 12 dakwaan penipuan yang dilayangkan terhadapnya. Dia belum pernah mengungkapkan cerita dari sudut pandangnya.

Pengadilan Holmes, yang dimulai awal September ini menarik banyak perhatian; dan ia diperkirakan akan menyatakan dirinya tidak bersalah. Dan dalam perkembangan yang tak disangka-sangka, akhir pekan ini kuasa hukum Holmes dikabarkan akan berargumen bahwa mantan pacar sekaligus mitra bisnisnya, Ramesh "Sunny" Balwani, melecehkannya secara seksual dan mengontrol emosinya pada waktu tindak kejahatan yang dituduhkan terjadi. Mereka berargumen bahwa perilaku itu melemahkan kondisi mentalnya.

Balwani, 56 tahun, yang menghadapi dakwaan yang sama, menyebut klaim tersebut "keterlaluan". Balwani akan diadili pada Januari 2022. Keputusan akan ada di tangan juri, apakah akan bersimpati atau bersikap tegas dalam menghakimi perempuan yang telah menipu banyak orang, dari negarawan sampai menteri.

Masih belum jelas mengapa Holmes mengambil risiko sebesar itu pada teknologi yang ia sendiri tahu tidak berfungsi, meskipun kisahnya telah menjadi topik sebuah buku, dokumenter HBO, dan serial televisi serta film.

Holmes dibesarkan di sebuah keluarga kaya di Washington DC, dan merupakan anak yang sopan namun pemalu, menurut orang-orang yang mengenalnya.

Inventor dan pengusaha Richard Fuisz, 81 tahun, berspekulasi bahwa Holmes menghadapi banyak tekanan untuk sukses. Keluarganya bertahun-tahun hidup bertetangga dengan Holmes namun mereka menjadi tidak akur ketika Theranos menggugatnya dalam perkara paten pada 2011 (yang sekarang sudah diselesaikan).

Orang tua Holmes menjalani sebagian besar karier mereka sebagai birokrat di pemerintahan AS namun "mereka sangat tertarik pada status" dan "hidup untuk jalin koneksi". Demikian dikutip dari BBC, Kamis (2/9/2021).

Pada usia sembilan tahun, Elizabeth muda menulis surat kepada ayahnya yang menyatakan bahwa hal yang "ia inginkan dalam hidup ialah menemukan hal baru, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan oleh umat manusia". (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD