IDXChannel—Simak deretan saham makanan ringan di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang memproduksi makanan ringan dan makanan instan umumnya tercatat sebagai emiten barang konsumen primer di bursa.
Makanan ringan adalah salah satu jenis produk konsumen primer. Makanan ringan yang disebut juga dengan snack atau camilan adalah makanan di luar menu makan utama untuk mengatasi rasa lapar sementara.
Oleh sebab itu, makanan ringan umumnya dikonsumsi sebagai kudapan. Ada beragam jenis snack yang kini diproduksi. Antara lain keripik kentang, chiki, wafer, wafer roll, biskuit, permen, kacang, dan sebagainya.
Makanan ringan biasanya bakal banyak dibeli menjelang Hari Raya keagamaan, sebab umumnya masyarakat saling memberi parsel berisi makanan ringan dan sembako. Snack juga biasanya laris saat ada momentum Piala Dunia, acara-acara nasional, dan sebagainya.
Berikut ini adalah sederet saham makanan ringan di Bursa Efek Indonesia yang dapat dicermati investor.
5 Saham Makanan Ringan di Bursa Efek Indonesia
1. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
Mayora Indah adalah salah satu produsen makanan ringan terbesar di Indonesia. Perusahaan ini memproduksi aneka snack dengan beragam merek. Beberapa merek Mayora yang paling terkenal, misalnya Bengbeng, Energen, Astor, Biskuit Roma, Better, dan Choki-Choki.
Perusahaan ini juga memproduksi permen rasa kopi ‘Kopiko’ yang kini sudah diekspor ke berbagai negara. MYOR termasuk saham barang konsumen primer (fast-moving consumer goods).
2. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)
Garudafood juga merupakan salah satu produsen snack terbesar di Indonesia. Berbeda dengan MYOR, bisnis dan produksi GOOD terfokus pada aneka produk kacang-kacangan dengan merek Garuda.
GOOD juga memproduksi camilan jenis lainnya seperti biskuit Gerry, wafer roll Chocolatos, dan cokelat Dilan. Namun, bisnis Garudafood bermula dan menjadi besar berkat produk kacangnya.
3. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
Indofood CBP Sukses Makmur adalah bagian dari konglomerasi Grup Salim. Perusahaan ini memproduksi mi instan, bumbu-bumbuan, minuman, dan makanan ringan. Jenis makanan ringan yang diproduksi ICBP mayoritas adalah chiki.
Beberapa brand yang diproduksi oleh Indofood CBP adalah keripik kentang Chitato, keripik kentang Japota, Chiki, Jetz, keripik jagung Maxicorn, dan sebagainya. ICBP juga memproduksi es krim, susu kemasan, dan produk keju.
4. PT Siantar Top Tbk (STTP)
Siantar Top juga merupakan produsen snack terkenal di Indonesia. Bisnis perusahaan ini mulai beroperasi pada 1972 di Surabaya, didirikan oleh Shindo Sumidomo, dengan skala usaha rumahan.
STTP kini memiliki portofolio snack yang bervariasi. Mulai dari camilan mi, wafer, dan biskuit. Brand milik Siantar Top yang populer dikenal antara lain Tic Tac, My Choco, French Fries 2000, dan sebagainya.
5. PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA)
FKS Food Sejahtera adalah produsen makanan ringan lokal dengan produk yang cukup populer di kalangan masyarakat sejak era 1990-an. Perusahaan inilah yang memproduksi Taro, permen asam Gulas, dan camilan mie Mie Kremez.
Jenis snack lain yang diproduksi AISA adalah makaroni dan wafer roll. Selain memproduksi makanan ringan, AISA juga memproduksi bihun dan mi dengan merek Bihunku dan Cap Ayam 2 Telor.
Itulah beberapa saham makanan ringan di Bursa Efek Indonesia yang dapat dicermati oleh investor.
(Nadya Kurnia)