Di tengah tekanan keuangan tersebut, kinerja operasional ADHI masih mencatatkan perbaikan dari sisi profitabilitas. Pendapatan perseroan pada kuartal II-2026 turun 18,4 persen menjadi Rp3,11 triliun dari Rp3,81 triliun.
Namun, EBITDA justru meningkat 28,1 persen menjadi Rp551,64 miliar dari Rp430,72 miliar. Laba bersih juga naik 12,6 persen menjadi Rp8,49 miliar dari Rp7,54 miliar.
(NIA DEVIYANA)