Secara mingguan, Brent turun 0,60 persen, sedangkan WTI melemah 0,78 persen.
Qatar selaku mediator menyatakan AS dan Iran mencatat kemajuan dalam pembicaraan menuju perjanjian damai permanen untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama empat bulan dan sempat mengganggu jalur pelayaran minyak strategis di Selat Hormuz.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pembahasan mengenai nota kesepahaman yang menghentikan perang pada Juni menunjukkan "kemajuan positif".
Namun, belum ada indikasi kedua pihak berhasil mencapai terobosan menuju perdamaian yang berkelanjutan.
Kementerian tersebut juga menyebut pertemuan berikutnya antara perunding Iran dan AS akan digelar setelah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 9 Juli.
Kepala Analis Komoditas SEB Bjarne Schieldrop mengatakan arus minyak melalui Selat Hormuz tetap berjalan normal.