Peningkatan dividen tersebut sejalan dengan kinerja keuangan Perseroan yang tetap tumbuh sepanjang 2025. Alfamart mencatatkan pendapatan sebesar Rp126,74 triliun dengan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp3,41 triliun.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis di tengah berbagai tekanan eksternal. Kinerja 2025 juga melanjutkan tren positif yang telah tercatat pada tahun sebelumnya.
"Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam mempertahankan kinerja usaha di tengah tekanan eksternal, melanjutkan tren pertumbuhan pada tahun sebelumnya di mana Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp118,23 triliun dan laba bersih sebesar Rp3,15 triliun," ujar Tomin.
Tomin menambahkan, pertumbuhan kinerja Perseroan didukung oleh peningkatan aktivitas transaksi melalui Alfagift sebagai platform omnichannel yang mengintegrasikan kanal online dan offline.
Selain itu, efektivitas strategi promosi, kemampuan menjaga ketersediaan produk sesuai kebutuhan pelanggan, serta peningkatan loyalitas konsumen melalui pemanfaatan analisis data turut menjadi faktor pendorong pertumbuhan.
(DESI ANGRIANI)