AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Analis Sebut Penguatan IHSG Hari Ini Didorong Sentimen Positif

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 28 Desember 2021 16:54 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berhasil mencapai level 6.600 meski ditutup turun lagi ke level 6.598.
Analis Sebut Penguatan IHSG Hari Ini Didorong Sentimen Positif
Analis Sebut Penguatan IHSG Hari Ini Didorong Sentimen Positif

IDXChannel -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berhasil mencapai level 6.600 meski ditutup turun lagi ke level 6.598.

Investment Specialist PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Ajie Dewandaru melihat pergerakan IHSG hari ini dibanding awal bulan Desember kemarin hampir selalu berada di zona hijau. Tak hanya IHSG, indeks Wall Street dan Asia juga menunjukkan penguatan.

"Kondisi makro ekonomi sekarang itu memang sangat bergantung dan juga mendapat sentimen positif dari adanya santa claus reli ini, tetapi kita coba telaah lebih dalam beberapa laporan ekonomi di Amerika Serikat menunjukkan adanya perbaikan itu yang menyebabkan angka indeks naik juga," kata Ajie dalam 2nd Session Closing IDX, Selasa (28/12/2021).

Untuk perdagangan jangka pendek, di Indonesia sendiri pergerakan indeks dibilang cukup sepi dan masih didominasi investor domestik. Ajie mengatakan hal itu karena sekarang sudah masuk libur Nataru, investor asing sedang menunggu dan meninjau apakah pergerakan IHSG masih bisa naik atau tidak.

"Tapi kalau kita lihat hari ini ada sedikit angin segar terutama dari sektor batu bara memang ada beberapa sentimen positif yang membuat harga batu bara naik signifikan," katanya.

Harga batu bara naik disebabkan oleh yang pertama adalah menguatnya harga komoditas batu baranya yang diketahui sudah reli dari awal bulan yang sekarang sudah di angka USD170 per ton.

"Ini diakibatkan oleh mulai pulihnya demand dari negara China, jadi yang kita tau kondisi makro ekonomi global baik Asia dan negara Eropa lainnya sudah mulai pulih dan kita harusnya melihat ini sentimen positif untuk negara kita karena Indonesia salah satu produsen batu bara terbesar di dunia," ujarnya.

Kemudian yang menjadi sentimen positif lainnya adalah DMO, dimana Kementerian ESDM baru saja mengatakan ada wacana menaikkan DMO batu bara dari USD50 ke USD70 per ton.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD