Ketiga, 22 Mei 2026, yakni pengumuman hasil Semi-Annual Index Review FTSE Russell yang akan menentukan penambahan atau penghapusan saham Indonesia dalam indeks global untuk periode implementasi Juni 2026.
IHSG sendiri tercatat telah melemah sekitar 23 persen dari level tertinggi sepanjang masa hingga 30 Maret 2026, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap pengumuman MSCI mengenai aspek investabilitas pasar Indonesia.
Otoritas pasar saat ini masih terus berdiskusi dengan MSCI dan pelaku pasar menantikan pengumuman resmi pada Mei mendatang sebagai penentu arah sentimen berikutnya.
Founder WH Project William Hartanto mengatakan tren jangka panjang IHSG sejatinya masih terjaga, meski pasar tengah diliputi ketidakpastian menjelang sejumlah agenda penting awal April.
“Secara teknikal IHSG masih uptrend terhitung sejak tahun 2008, dan masih belum terindikasi jelas apakah sudah bottoming atau belum,” kata William, Senin (30/3/2026).