IDXChannel – Pengumuman dari lembaga pengelola indeks global MSCI terkait investabilitas Indonesia di awal 2026 mengguncang pasar keuangan domestik dan memicu kekhawatiran arus keluar dana asing dalam jumlah besar.
Dalam laporan Global Investment Strategy – March 2026, JP Morgan menyebutkan pasar saham Indonesia mengalami awal tahun yang bergejolak setelah pengumuman MSCI tersebut.
IHSG tercatat mengalami penurunan hingga sekitar 23 persen dari level tertinggi sepanjang masa hingga 30 Maret 2026, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status pasar Indonesia dan risiko keluarnya dana asing besar-besaran.
JP Morgan memperkirakan potensi arus keluar dana dari pasar saham Indonesia dapat mencapai lebih dari USD10 miliar (Rp169,5 triliun) akibat penurunan status MSCI ke frontier market.
Tekanan terbesar diperkirakan terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi incaran investor global.