Menurut Michael, tekanan jual terhadap saham TPIA dan saham-saham Grup Barito yang berkaitan dengan MSCI diperkirakan masih berlanjut hingga periode penyesuaian indeks MSCI berikutnya pada Juni 2026.
Di tengah tekanan tersebut, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) buka suara terkait ramainya spekulasi di media sosial mengenai dugaan margin call atas saham TPIA di tengah tekanan tajam yang terjadi pada saham-saham Grup Barito dalam beberapa hari terakhir.
Isu tersebut ramai diperbincangkan di platform X maupun Instagram setelah sejumlah akun mengaitkan pelemahan saham TPIA dengan potensi tekanan pada fasilitas pembiayaan berbasis jaminan saham.
Di Instagram, sebuah akun edukasi pasar modal menarasikan bahwa pelemahan beruntun saham TPIA yang kerap menyentuh auto rejection bawah (ARB) 15 persen memunculkan dugaan margin call pada Grup Barito.
Sebuah unggahan bahkan menyebut saham TPIA dijadikan jaminan oleh BRPT dan Prajogo Pangestu kepada sejumlah bank, sekaligus memperkirakan level harga yang dinilai dapat memicu margin call di masing-masing kreditur.