AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

ANTM dan TINS Masuk Dalam Rantai Pasok Produksi Tesla

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 21 Januari 2021 15:15 WIB
Dua perusahaan pertambangan asal Indonesia yakni PT Aneka Tambang Tbk dan PT Timah Tbk masuk ke dalam daftar rantai pasok produksi mobil listrik tesla.
ANTM dan TINS Masuk Dalam Rantai Pasok Produksi Tesla. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Dua perusahaan pertambangan asal Indonesia yakni PT Aneka Tambang Tbk dan PT Timah Tbk masuk ke dalam daftar perusahaan yang ikut rantai pasok produksi kendaraan listrik Tesla Inc. Selain itu, masih ada lima perusahaan Indonesia yang masuk dalam supply chain Tesla.

Dilansir dari laporan perusahaan yang dipublikasikan, Kamis (21/1/2021), Perusahaan otomotif yang berbasis di Palo Alto California Amerika Serikat ini, membutuhkan lebih banyak nikel untuk mendukung produksi baterai. Berdasarkan laporan Tesla tersebut, Indonesia memasok empat mineral untuk Tesla yakni emas, timah, tantanium, dan tungsten.

Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia yang mencapai 1,08 miliar ton. Hasil tambang tersebut sangat dibutuhkan industri baterai kendaraan listrik, karena kontribusinya mencapai 40 persen dari harga kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Keterlibatan PT Aneka Tambang dan PT Timah dalam rantai pasok Tesla, nyatanya juga berdampak pada pergerakan harga saham dua perusahaan tambang BUMN tersebut.

Sekadar diketahui, dalam satu bulan terakhir, saham PT Aneka Tambang Tbk menguat 60,51 persen, sementara saham PT Timah Tbk menguat 45,17 persen. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD