Meski demikian, defisit APBN tetap terkendali di 0,76 persen terhadap PDB, lebih rendah dibandingkan defisit semester I-2025 yang sebesar 0,84 persen terhadap PDB.
Berdasarkan riset MNC Sekuritas, Rabu (22/7/2026), arus modal asing (net foreign inflow) mencapai Rp108,1 triliun hingga 20 Juli 2026, terutama mengalir ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Utang Negara (SUN).
Di saat yang sama, peringkat utang Indonesia tetap berada pada level investment grade setelah S&P mempertahankan rating BBB dengan outlook stabil.
Selain itu, lembaga pemeringkat China juga memberikan peringkat AAA dengan outlook stabil untuk penerbitan Panda Bonds Indonesia.
Menurut MNC Sekuritas, meski harga minyak Brent masih bertahan di kisaran USD85 per barel akibat ketegangan geopolitik, tekanan jual investor asing di pasar saham mulai mereda dalam jangka pendek.