Pada pertemuan Desember lalu, The Fed meningkatkan proyeksi inflasi untuk 2025, sehingga membuka jalan bagi kenaikan suku bunga dari perkiraan sebelumnya.
Langkah ini mengejutkan pasar lantaran The Fed juga mengurangi jumlah pemotongan suku bunga yang diproyeksikan untuk tahun ini.
Meski ada kekhawatiran, sebagian besar investor tetap optimistis terhadap ekonomi AS di 2025. Survei yang dilakukan oleh Natixis Investment Managers pada akhir tahun lalu menemukan bahwa 73 persen investor institusional percaya AS akan terhindar dari resesi tahun ini.
Pada sesi sebelumnya, Wall Street mengakhiri pekan pertama 2025 dengan penguatan. Ketiga indeks utama tumbuh dipimpin oleh saham-saham megacap seperti Tesla dan Nvidia.
Dow Jones Industrial Average naik 0,80 persen ke level 42.731,53. Indeks S&P 500 tumbah 1,26 persen ke posisi 5.942,60, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,75 persen ke 19.619,17. (Wahyu Dwi Anggoro)