AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Bakal IPO dengan Kode Emiten BUKA, Ini Strategi Bukalapak Hadapi Persaingan E-Commerce

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 09 Juli 2021 12:29 WIB
Bukalapak yang akan melantai di bursa dengan kode emiten BUKA’ ini memaparkan strategi persaingan ecommerce.
Bakal IPO dengan Kode Emiten BUKA, Ini Strategi Bukalapak Hadapi Persaingan E-Commerce (Dok.MNC Media)
Bakal IPO dengan Kode Emiten BUKA, Ini Strategi Bukalapak Hadapi Persaingan E-Commerce (Dok.MNC Media)

IDXChannel – PT Bukalapak.com, salah satu e-commerce terbesar di Indonesia menggelar public expose atau paparan publik dalam rangka initial public offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip undangan Bukalapak yang dikirimkan kepada media massa, disebutkan public expose Bukalapak.com, paparan publik dilakukan pada Jumat ini (9/7/2021), mulai pukul 09.40-10.50 WIB melalui aplikasi zoom.

Dalam paparannya, perusahaan unicorn pertama di Indonesia yang akan melantai dibursa dengan kode saham ‘BUKA’ ini menghadapi persaingan di setiap lini bisnis Perseroan. 

Pesaing Perseroan saat ini atau yang potensial mencakup perusahaan e-commerce utama di Indonesia, pengecer tradisional dan ritel dengan outlet fisik (brick-and-mortar) utama di Indonesia, dan perusahaan ritel di Indonesia yang berfokus pada kategori produk tertentu.

Adapun strategi yang saat ini terus dikembangkan Bukalapak yakni memanfaatkan mitra untuk mendapatkan potensi Indonesia di daerah non-Tier 1 yang memiliki inklusi keuangan rendah dan masih mengandalkan penggunaan uang tunai, meningkatkan penawaran produk Perseroan baik barang fisik maupun digital, memperdalam dan memperluas kemitraan dengan penyedia produk, memanfaatkan peningkatan skala untuk meningkatkan unit economics dan profitabilitas, serta mendorong manfaat sosial bagi Mitra Perseroan dan komunitas di tempat Perseroan beroperasi.

Hingga saat ini, Bukalapak percaya bahwa Perseroan dapat membantu mengatasi tantangan utama yang menghambat pertumbuhan UMKM sehingga dapat mengarah pada perekonomian yang lebih baik bagi Indonesia. Per hari ini, Jumat (9/7/2021), Bukalapak dengan bangga dapat membantu lebih dari 6,5 juta pedagang online dan 7 juta UMKM offline.

Sekadar informasi, Bukalapak mencatatkan total aset konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Maret 2021 adalah Rp2.751 miliar atau naik 6,1% dari total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp2.593 miliar. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD