AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Bank Neo Commerce Sahkan Akulaku Silvrr Jadi Pemegang Saham Pengendali

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Sabtu, 09 Oktober 2021 16:51 WIB
PT Bank Neo Commerce Tbk, (BBYB) resmi mengesahkan PT Akulaku Silvrr Indonesia sebagai pemegang saham pengendali.
Bank Neo Commerce Sahkan Akulaku Silvrr Jadi Pemegang Saham Pengendali. (Foto: MNC Media)
Bank Neo Commerce Sahkan Akulaku Silvrr Jadi Pemegang Saham Pengendali. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Neo Commerce Tbk, (BBYB) resmi mengesahkan PT Akulaku Silvrr Indonesia sebagai pemegang saham pengendali. Pengesahan itu disepakati dalam Pemegang Saham Luar Biasa Pengendali (RUPSLB) Kedua, sesuai dengan POJK No. 41/POJK.03/2019 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Integrasi dan Konversi Bank Umum.

"Dengan pengesahan Akulaku menjadi pemegang saham pengendali di BNC, kami yakin kolaborasi ini akan semakin intensif dan erat juga akan menjadi sebuah kekuatan tersendiri yang menghadirkan berbagai inovasi berkelanjutan," kata Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan, dalam siaran pers yang diterima tim IDX Channel, Sabtu (9/20/2021).

RUPSLB Kedua ini merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya pada 20 September 2021 lalu, namun ditunda karena belum memenuhi kuorum. Sebelumnya, per 26 Juli 2021 perseroan mendapatkan izin dari OJK dengan nomor SR-16/PB.1/2021 perihal Rencana Pengambilalihan Saham PT Bank Neo Commerce Tbk oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia.

Dengan pengesahan itu, Tjandra berharap pengalaman Akulaku sebagai perusahaan peminjaman dalam memperkuat kinerja perserian dalam menghadapi persaingan. Tidak hanya itu, kehadiran perusahaan tersebuty juga akan memperkuat ekosistem digital yang sedang dikembangkan olehnya.

"Dukungan dari Akulaku ini semakin memperkuat ekosistem digital BNC dan membuat BNC memiliki proposisi yang berbeda dibandingkan dengan pelaku industri lainnya. Dalam skala yang lebih besar, kami yakin kolaborasi ini juga akan membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia akan akses perbankan terhadap produk dan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau," terang dia.

PT Akulaku Silvrr Indonesia merupakan bagian dari Akulaku Group yang menyediakan layanan di bidang e-commerce dan keuangan digital di Asia Tenggara. Di mana perusahaan ini beroperasi di empat negara, yakni Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Malaysia.

Perserian mengincar pasar negara berkembang dengan kelompok konsumen yang kurang terlayani tetapi berkredibilitas dengan pertumbuhan cepat. Akulaku saat ini melayani perbankan digital, kredit konsumen, investasi digital dan broker asuransi kepada pengguna, memenuhi kebutuhan keuangan.

Akulaku berharap peningkatan investasi ini dapat semakin membantu dalam upaya meningkatkan aksesibilitas fasilitas perbankan untuk masyarakat luas serta mendukung percepatan inklusi keuangan di Indonesia.

Direktur PT Akulaku Silvrr Indonesia, Herryson, mengatakan investasi di BBYB adalah bentuk komitmen perusahaan untuk memperkuat kolaborasi dan kapasitas ekosistem Akulaku dari sisi bank digital. Langkah ini adalah bagian dari rencana bisnis jangka panjang perusahaan untuk semakin meningkatkan pertumbuhan konsumen.

"Sebagai pemegang saham pengendali, Akulaku akan selalu berkomitmen dalam mendukung usaha BNC terkait penambahan modal dan transformasi digital. Ke depannya kami berharap agar BNC dapat terus memberikan layanan perbankan digital yang dapat diandalkan serta berpartisipasi dalam peningkatan inklusi keuangan Indonesia," ujar Herryson.

Saat ini porsi kepemilikan saham di Bank Neo Commerce sebagai berikut:

PT Akulaku Silvrr Indonesia sebesar 24,98%;
PT Gozco Capital Indonesia sebesar 16,53%;
Yellow Brick Enterprise Ltd sebesar 11,10%;
Rockcore Financial Technology Co. Ltd sebesar 6,12%; dan,
Masyarakat sebesar 41,27%.

(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD