Meski demikian, pelaku pasar tetap diimbau mencermati realisasi konkret dari pengembangan bisnis data center REAL ke depan, termasuk kejelasan model bisnis, kebutuhan belanja modal (capex), skema pendanaan, serta dampaknya terhadap kinerja keuangan perseroan.
Dengan kombinasi masuknya aliran dana asing, valuasi yang masih atraktif, serta kuatnya sentimen investasi data center yang tengah digencarkan investor global, saham REAL berpotensi menjadi sorotan pelaku pasar di tengah tekanan dan volatilitas bursa saham domestik.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian investor adalah rencana pengembangan bisnis REAL ke sektor properti digital, khususnya data center. Perseroan disebut tengah mengkaji dan mengembangkan segmen properti berbasis digital, seiring meningkatnya kebutuhan lahan dan bangunan khusus untuk pusat data di Indonesia.
Sentimen tersebut sejalan dengan semakin agresifnya investasi asing di sektor data center Tanah Air. Sejumlah investor global tercatat tengah mengucurkan dana jumbo untuk membangun pusat data di Indonesia.
Salah satunya adalah Digital Edge, perusahaan data center asal Singapura, yang berencana menggelontorkan investasi hingga USD4,5 miliar untuk membangun kampus data center berskala besar di kawasan Bekasi.