Strategi PGN dalam mengamankan kargo LNG sebagai substitusi atas penurunan pasokan gas pipa, khususnya dari Blok Corridor, menurutnya merupakan langkah taktis.
Dalam catatannya, PGN menargetkan penyaluran sekitar 22 kargo LNG pada tahun 2026, yang akan menyumbang sekitar 20 persen dari total volume distribusi.
"Yang menarik adalah tingkat kepastian pasokannya. Dari target 22 kargo tersebut, sebanyak 14 kargo atau mayoritasnya sudah berhasil diamankan (secured) kontraknya sejak awal. Ini memberikan visibilitas yang jelas terhadap kemampuan PGN memenuhi kebutuhan pelanggan," katanya.
Selain distribusi, Arandi juga optimistis terhadap segmen transmisi gas PGN yang diproyeksikan tumbuh 4 persen YoY mencapai 1,6 bscfpd, didukung oleh peningkatan volume trading dan pengaliran gas yang lebih terintegrasi antar-wilayah.
RHB Sekuritas menyematkan rekomendasi NETRAL terhadap saham PGAS dengan target harga di level Rp 2.100, mencerminkan valuasi yang wajar dengan potensi yield dividen sekitar 6 persen.