AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

BEI Dinobatkan Sebagai The Best Islamic Capital Market di Ajang GIFA 2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 14 September 2021 20:20 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap tidak kehilangan pamornya di industri Pasar Modal Syariah Indonesia, bahkan kian diakui secara global.
BEI Dinobatkan Sebagai The Best Islamic Capital Market di Ajang GIFA 2021

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap tidak kehilangan pamornya di industri Pasar Modal Syariah Indonesia, bahkan kian diakui secara global. Acara penganugerahan bagi industri keuangan syariah dunia, yaitu Online Awards Ceremony (OAC) of the 11th Global Islamic Finance Awards (GIFA) kembali digelar dan disiarkan langsung dari London, Inggris.

Adapun BEI kembali mengukir sejarah dengan ketiga kalinya meraih The Best Islamic Capital Market di ajang
GIFA 2021. Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, Selasa (14/9/2021). GIFA merupakan salah satu penghargaan internasional yang paling independen dan prestisius di industri keuangan syariah dunia. Proses seleksi nominator dilakukan secara transparan oleh pihak ketiga yang profesional dan independen.

"Suatu kehormatan bagi kami untuk diakui oleh GIFA sebagai The Best Islamic Capital Market untuk yang ketiga kalinya. Tahun ini bukan hanya merupakan tahun yang penuh dengan tantangan, namun juga kesempatan. Penghargaan ini memicu kami untuk terus berinovasi dalam mengembangkan industri Pasar Modal Syariah Indonesia," ujar Inarno dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).

Sebelumnya, BEI telah menerima secara berturut-turut penghargaan sebagai The Best Islamic Capital Market pada tahun 2019 dan 2020. Kategori ini merupakan penghargaan yang tertinggi dalam industri Pasar Modal Syariah global. Selain itu, BEI juga telah menerima penghargaan sebagai The Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2016, 2017 dan 2018, serta penghargaan sebagai The Best Emerging Islamic Capital Market of the Year 2018.

BEI dinilai secara konsisten berhasil mendorong perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir dengan melakukan berbagai inisiatif dan kegiatan pengembangan bersama para stakeholders yang tidak hanya untuk mendorong pangsa pasar namun juga untuk menjaga agar tetap sesuai dengan kaidah syariah. Hal tersebut diwujudkan dalam beberapa pencapaian, di antaranya:

• Pasar Modal Syariah Indonesia masih konsisten bertumbuh di tengah tekanan pasar akibat situasi Pandemi COVID-19 yang melanda dunia. Sampai dengan Agustus 2021, jumlah saham syariah tercatat di BEI yang tergabung dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) masih mendominasi dengan persentase mencapai 57 persen dari total keseluruhan saham tercatat di BEI. Sedangkan kapitalisasi pasar saham syariah mencapai 46,5 persen dari total kapitalisasi pasar. Sedangkan dari
nilai rata-rata transaksi harian, perdagangan saham syariah berkontribusi sebesar 53,4 persen, frekuensi transaksi 57,6 persen dan volume transaksi sebanyak 45,8 persen.

• Kinerja pertumbuhan jumlah investor saham syariah di Indonesia sangat signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun dari Anggota Bursa penyedia layanan Sharia Online Trading System (AB-SOTS),sejak peluncuran SOTS pertama di tahun 2011, jumlah investor syariah telah meningkat lebih dari 18.782 persen menjadi 100.266 investor per Juli 2021.

• Pasar Modal Syariah Indonesia tercatat sebagai pasar modal di dunia dengan transaksi saham yang secara end to end telah memenuhi prinsip syariah. Mulai dari mekanisme transaksi di BEI, mekanisme kliring dan penjaminan di PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), hingga mekanisme penyimpanan serta penyelesaian transaksi di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Semuanya telah memiliki fatwa dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

• BEI dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meluncurkan indeks saham syariah baru, yaitu IDX-MES BUMN 17. Indeks ini berisikan 17 saham syariah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan afiliasinya yang berkapitalisasi pasar besar, dengan likuiditas serta fundamental baik. Saat ini terdapat 4 indeks saham syariah di BEI, yaitu ISSI, JII, JII70, dan IDX-MES BUMN 17.

• Pasar Modal Syariah Indonesia masih dianggap paling inovatif dan satu-satunya di dunia yang memiliki produk terlengkap, serta mengintegrasikan investasi syariah di pasar modal dengan filantropi Islam. Selain memiliki produk wakaf saham, zakat saham, sedekah saham, dan wakaf sukuk, Pasar Modal Syariah Indonesia juga memiliki sukuk wakaf yang merupakan sukuk wakaf pertama di dunia.

• Pasar Modal Syariah Indonesia dianggap sangat mendukung pengembangan green investment. Sejak tahun 2018, Pasar Modal Syariah Indonesia telah konsisten menerbitkan green sukuk dan BEI merupakan anggota Sustainable Stock Exchanges Initiative.

• BEI adalah Bursa Efek pertama di dunia yang mengembangkan sistem transaksi secara online dengan memenuhi prinsip syariah atau SOTS. Sistem tersebut terintegrasi mulai dari layanan pembukaan rekening saham syariah melalui AB-SOTS, proses penyelesaian efek sampai dengan fasilitas Rekening Dana Nasabah (RDN) pada Bank Syariah.

• Pasar Modal Syariah Indonesia memiliki perusahaan efek yang mengembangkan sistem perdagangan syariah (Islamic Windows Securities Companies) terbanyak di dunia dengan pertumbuhan paling cepat. Dalam waktu sembilan tahun terdapat 16 AB-SOTS, yaitu PT Indopremier Sekuritas, PT Mirae Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas, PT Panin Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Phintraco Sekuritas, PT SucorInvest Sekuritas, PT First Asia Capital Sekuritas, PT MNC Sekuritas, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Phillip Sekuritas, PT RHB Sekuritas, PT Samuel Sekuritas, PT Maybank Sekuritas, dan PT BRI Danareksa Sekuritas.

Dengan diraihnya penghargaan ini, menunjukkan pengakuan secara global bahwa BEI mampu mempertahankan prestasinya untuk senantiasa bersungguh-sungguh dan mengedepankan konsistensi dalam mendukung serta mewujudkan Pasar Modal Syariah Indonesia sebagai salah satu tolak ukur kemajuan industri Pasar Modal Syariah global. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD