Sementara itu, FTSE Russell, penyedia indeks global lainnya, pekan lalu memutuskan mempertahankan klasifikasi Indonesia sebagai pasar berkembang sekunder, tanpa memasukkannya ke dalam daftar pemantauan.
FTSE juga menyatakan akan memberikan kejelasan lebih lanjut terkait perlakuan saham Indonesia menjelang tinjauan Juni.
MSCI menambahkan, pihaknya akan terus berinteraksi dengan pelaku pasar dan otoritas Indonesia dalam proses evaluasi yang masih berlangsung. (Aldo Fernando)