sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BEI Mau Turunkan Batas Minimum Saham Jadi Rp1, GOTO-DADA Bakal Lebih Mudah Ditransaksikan

Market news editor Rahmat Fiansyah
20/08/2026 15:55 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menurunkan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 di seluruh pasar, termasuk pasar reguler dan pasar tunai. 
BEI berencana menurunkan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 di seluruh pasar, termasuk pasar reguler dan pasar tunai. (Foto: Ist)
BEI berencana menurunkan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 di seluruh pasar, termasuk pasar reguler dan pasar tunai. (Foto: Ist)

Bagi sebagian pelaku pasar, harga saham Rp50 selama menjadi mitigasi risiko paling aman untuk membeli saham. Namun dengan kebijakan tersebut, harga saham memiliki potensi bergerak ke bawah harga dasarnya.

Saham GOTO selama ini sulit ditransaksikan karena antrean jual di harga Rp50 sangat tebal. Menjelang penutupan perdagangan sore ini, jumlah antrean offer saham GOTO mencapai 400 juta lot saham, sehingga untuk menebus seluruh saham yang mengantre membutuhkan dana sedikitnya Rp2 triliun. Alhasil, sebagian investor GOTO memilih pasar negosiasi dengan kesepakatan harga di bawah Rp50. 

Selain GOTO, saham favorit investor ritel lainnya yang selama ini berada di level gocap yakni saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) dan PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO). 

Saat ini, terdapat 2,3 juta lot saham DADA yang mengantre untuk menjual. Sedangkan pada saham emiten CPRO yang bergerak di bidang akuakultur sekitar 177 ribu lot saham tengah berebut keluar.

Stockbit Sekuritas melaporkan bahwa perubahan batas minimum di pasar reguler dan pasar tunai akan diuji coba bersama Anggota Bursa (AB) pada tanggal 22 dan 29 Agustus 2026. Sementara target implementasi diharapkan akan dilakukan per 7 September 2026 meski BEI tidak mengonfirmasi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement