“Strategi ini sejalan dengan target Perseroan untuk menembus jajaran tiga besar di pasar domestik, sekaligus menjadikannya motor pertumbuhan utama di masa mendatang,” kata Bob.
Optimisme Perseroan turut ditopang oleh kinerja yang terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga kuartal III-2025, Perseroan berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp2,46 triliun, mencerminkan solidnya permintaan pasar terhadap produk-produk Indospring.
Ke depan, Perseroan meyakini pasar suku cadang kendaraan bermotor masih akan terus bertumbuh seiring dengan prospek positif industri otomotif nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), proyeksi penjualan mobil nasional pada 2026 diperkirakan mencapai 850.000 unit, atau meningkat sekitar 5,4 persen dibandingkan realisasi 2025 yang tercatat sebanyak 803.687 unit.
Dengan strategi ekspansi pasar ekspor dan penguatan pasar domestik, Indospring optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dan memperkokoh posisinya di industri komponen otomotif, baik di dalam negeri maupun di pasar global.
(kunthi fahmar sandy)