Kondisi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tujuan limpahan berikutnya di kawasan.
Jakarta dan Batam Jadi Lokasi Utama
Saat ini sekitar 55 persen kapasitas data center Indonesia masih terkonsentrasi di Jakarta. Namun, pipeline pengembangan menunjukkan ekspansi yang semakin agresif, terutama di Jakarta dan Batam.
Jakarta memiliki pipeline sekitar 1,7 GW dengan kapasitas operasional 322 MW. Artinya, rasio pipeline terhadap kapasitas operasional mencapai 5,3 kali.
Sementara itu, Batam memiliki pipeline sekitar 1,4 GW dari kapasitas operasional 126 MW.
Berbeda dengan Jakarta yang lebih banyak ditopang permintaan domestik, Batam berpotensi menjadi pusat limpahan dari pasar regional.