Sekitar 71 persen pipeline Batam berasal dari segmen hyperscale dan sebagian besar dikembangkan oleh pemain swasta serta perusahaan asing.
Di Jakarta, hyperscale menyumbang sekitar 34 persen, dengan permintaan yang lebih banyak berasal dari kebutuhan cloud dibandingkan AI.
Pemain Asing Kuasai Pipeline Besar
BRI Danareksa mencatat sebagian besar komitmen kapasitas terbesar masih berasal dari operator swasta dan asing.
Beberapa proyek utama antara lain DAMAC Digital dengan rencana kapasitas 163 MW, Princeton Digital 360 MW, ST Telemedia 322 MW, GDC 200 MW, DayOne 450 MW, EdgeConneX 200 MW, BW Digital 120 MW, serta Racks Central 95 MW.
Di sisi lain, sejumlah emiten lokal mulai menawarkan eksposur terhadap pertumbuhan bisnis data center, meski sebagian besar masih berada pada tahap awal pengembangan.