Phintraco menilai kondisi tersebut mencerminkan berkurangnya representasi saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes yang menjadi acuan utama investor institusi global.
Dengan country weight Indonesia sekitar 0,72 persen, Phintraco memperkirakan rebalancing MSCI kali ini berpotensi memicu arus keluar dana asing sekitar Rp28 triliun hingga Rp31 triliun akibat penyesuaian portofolio investor global berbasis MSCI.
Menurut Phintraco, keluarnya sejumlah saham dari indeks MSCI juga berpotensi menekan likuiditas dan foreign flow dalam jangka pendek, terutama pada saham-saham yang terdampak langsung.
“Secara keseluruhan, hasil rebalancing ini dapat menjadi sentimen negatif bagi IHSG karena mencerminkan berkurangnya representasi saham Indonesia dalam indeks MSCI,” tulis Phintraco. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.